Tuhan, Aku ingin Cinta

Cinta..
Hanya satu kata, tetapi berjuta makna yang terkandung di dalamnya.

Cinta..
Aku mencintai kedua orang tuaku..
Mereka orang-orang terhebat yang diciptakan Tuhan untuk mendampingiku, menemaniku, membimbingku..
Setidaknya, sampai saat itu tiba..
Saat seseorang menjabat tangan Ayahku, lalu berkata:
"Saya terima nikah dan kawinnya dengan mas kawin yang tersebut, tunai."
Untuk orang tuaku tersayang..
Aku cinta..
Teramat mencintai kalian..
Kalian tahu,
Begitu besar cintaku, sampai-sampai air mataku menetes saat membuat karya ini..

Cinta..
Aku mencintai keempat adikku..
Mereka manis, mereka cantik, cantik, cantik, dan tampan..
Aku cinta kalian dengan segenap perasaan yang aku miliki..
Aku sering memarahi kalian,
Tidak ada maksud lain..
Karena aku begitu mencintai kalian dengan tulus..

Cinta..
Aku mencintai sahabat-sahabatku..
Kalian ada saat aku sedih, saat aku tertawa, saat aku terpuruk.
Aku terkadang iri pada kalian,
Entah betapa bodohnya, iri terhadap sahabat sendiri..
Yap..
Aku sudah sadar, aku sudah dewasa..
Aku tidak akan melakukan kesalahan itu (lagi)..

Cinta..
Aku belum tahu dia siapa..
Siapa namanya..
Dari mana asalnya..
Seperti apa wajahnya, pekerjaannya, latar belakang keluarganya, seperti apa kehidupannya sehari-hari..
Tapi,
Aku mencintainya..
Atau, aku berusaha untuk mencintainya..

Aku tak tahu "Dia" seperti apa yang di takdirkan Rabbku
untuk menjadi "Teman hidupku" kelak..
Semoga cinta kita berkekalan..
Walau aku belum tahu "Siapa dirimu"
Saat kau baca goresan tanganku ini..
Kau pasti tahu, aku menunggumu untuk hadir secepat mungkin..
Tapi ingat, kau harus menungguku selesai dengan skripsiku..

Cintaa..
Tuhan, Aku ingin Cinta..
Cinta yang berkekalan dalam hidupku..
di kelilingi seseorang yang aku cintai dan mencintaiku..
Pasti sangat menyenangkan..
Iya, menyenangkan..
Aku sudah merasakannya..
Tapi, aku belum merasakan cinta dari mu..

Iya ,,,
Kamu..
Kamu, Pangeran hatiku..
yang kelak akan menemaniku menjalani sisa hidupku..
Menjadi imam sholatku dan aku makmummu..
Menjadi nahkoda dari kehidupan kita nanti..

Aku Cinta..
Cinta kalian, orang-orang terdekat dalam hidupku..
Aku Cinta..
Cinta kamu, masa depanku..

diatas sofa hijau
dalam ruang tamu rumah nomor 4


By: RA


Kisah "Bittang Pak Bittang Lemo" Ala Batrasia Unila

Menjadi bagian dari mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Lampung. Banyak hal yang kami kerjakan, bukan hanya tugas individu, atau sekedar tugas kelompok lalu di presentasikan di depan dosen. Saya rasa hal itu sudah biasa.

Mulai dari semester 3. Pada semester itu, kami dituntut untuk berkreatifitas. Dengan cara memusikalikan puisi (Menyanyikan puisi).
Di semester 5. Kami dituntut untuk bisa menyanyi, menari tarian tradisional, bermain wayang, bermain drama, dll.
Dan semester 6, kami dituntut untuk bisa menyanyikan lagu Lampung.

Ya, meskipun saya lahir dan tinggal di Provinsi Lampung. Tapi menyanyikan lagu lampung didepan kelas, bukanlah hal yang biasa saya lakukan. Biasanya saya hanya melakukannya di rumah. dengan suara pas-pasan, terkadang tidak sesuai dengan irama lagu (heheheee)..

Tapi, tugas matakuliah Sastra Lampung tidak hanya itu. Kami juga dituntut untuk mengumpulkan hasil tugas kami, berupa video klip lagu Lampung.
Walaupun kami sudah tahu dari semester 1, bahwa pada semester 6 kami dituntut untuk membuat video klip Lagu Lampung. Tapi tetap saja, rasanya benar-benar gupek dengan tugas ini.
Sebenarnya jika kami tidak main-main. Bapak dosen memberikan waktu sekitar sebulan untuk menyelesaikan tugas itu. Tapi, ya namanya mahasiswa, yang akan mengerjakan tugas jika sudah mendekati deadline..
Jadinya, kami dikejar waktu untuk menyelesaikan tugas tersebut, dalam waktu sekitar 2 minggu.

Ceritanya dimulai, dengan teman saya (Sebut saja Maya) yang juga sekelompok kami. Maya memberikan cenel (cenel tv) bukan kok, tapi orang yang bisa bantu kami buat video klip tersebut. Cukup berbelit-belit karena harga yang dipatok lumayan mahal. Sekitar 1,5 juta. Belum termasuk recording. Beberapa hari berlalu, hal itu masih menjadi perdebatan diantara kami. Ada beberapa diantara teman kami yang menganggap harga yang ditawarkan terlalu mahal.
Beberapa hari berikutnya, hari selasa tepatnya. Lama kami menunggu dibawah pohon di depan Aula A FKIP Unila. Ada sekitar 3 jam kami menunggu dan berdiskusi tanpa hasil..Sampai akhirnya teman saya yang lain (Sebut saja Mira) menawarkan kepada kami untuk mengambil video shooting kepada kenalannya.

Saya, Sovie, bersama Mira akhirnya memilih untuk mengalah. Kami pergi ketempat video shooting tersebut. Hari itu, Sekitar pukul 7 malam, tanggal 8 April 2014. Kami duduk disana ditempat video shooting tersebut.. Menurut saya, hasil yang dibuat kakak itu sangat bagus. Hanya saja dia tidak bisa recording. Sebenarnya yang paling mendesak adalah recording daripada shooting. Akhirnya, pilihan kami tetap pada pilihan awal (bersama temannya Maya).

Tapi cerita tak berhenti sampai disitu..
Banyak cerita yang kami lewati, hingga kami lebih tahu watak dan karakter teman dekat kami benar-benar berbeda dari biasanya..
Mungkin saya akan menceritakannya di lain kesempatan..

Hari berlalu, tibalah di hari Jumat..
Akhirnya, ini hari terakhir shooting..
tidak butuh waktu lama, sekitar 3 jam shooting kelar (benar-benar diluar dugaan)
ya hal itu karena video klip Bittang Pak Bittang Lemo tidak jadi menggunakan alur cerita..
Full wajah saya dan Sovie dari awal sampai akhir.
Hanya 10 kali pengambilan gambar.
Semua serba cepat..

Mungkin hasil yang didapat tidak maksimal, tapi pengalaman yang saya dapat benar-benar maksimal..

Sedikit cuplikan dari video klip "Bittang Pak Bittang Lemo" Ala Batrasia Unila angkatan 2011 kelas A Kelompok 1..





Kisahnya memang tidak indah, namun pelajaran kali ini benar-benar berbeda. Lebih banyak memahami karakter teman-teman dekat. Ini mungkin moment-moment terakhir kita, sebelum kita memikirkan diri masing-masing. Kita akan jauh, 3 Bulan tanpa kabar kalian.. Setelah itu, kita memikirkan masa depan masing-masing, skripsi masing-masing.. Namun kita harus tetap kompak, Teman seperjuangan..

By: RA (Kisah Kita di awal bulan April 2014) DAMCIR+SM

Beautiful Moments

Beberapa foto menarik selama perjalanan KKL beberapa bulan yang lalu..
   
Foto ini diambil saat di Selat Bali
Pemandangan Candi Borobudur
at Tanjung Benoa Beach
Selat Sunda

Dirimu Laksana Surgaku

Teruntuk seseorang, yang sampai hari ini, waktu ini, menit ini, detik ini.
Teruntuk seseorang, yang hingga saat ini.
dan ternyata masih ada dan bersamayam di dasar sukmaku..


Aku resah..
Jika saja Kau tiba-tiba menghilang..
Jika saja Kau tiba-tiba menjauh..

Kau pergi..
Begitu jauhnya, meninggalkan Kota ini..

Teruntuk untuk hanya untuk Kau..

Jika saja, Kau baca goresan tanganku ini..
Seharusnya Kau paham apa yang aku maksud..

Semoga..

By: RA

Dudy Oris - Laksana Surgaku

Hari ini kau pergi meninggalkan diriku
Semua begitu saja terjadi dan takkan kembali

Sungguhku tak berdaya jika harus tanpamu
Menghabiskan waktuku jelajahi dunia

*Dirimu laksana surgaku tempatku mencurahkan
Segala rasa cinta suci yang tulus didalam batinku

Tiada yang mampu gantikan cintamu dihatiku
Menyejukkan seluruh jiwa melebur ke dasar sukmaku

Haruskan kuberpasrah hadapi semua ini
Mencoba memulainya kembali dengan harap pasti

Namun tak ada raguku mengusik damai hati
Membawa kebimbangan dengan arah tak pasti

(ulangi *)
Andakah dibenakmu seberkas celah rasa
Meskipun semu semata ringankan kesedihan

(ulangi *)
Dirimu laksana surgakutempatku mencurahkan
Menyejukkan seluruh jiwaku melebur ke dasar sukmaku


Mengaitkan berbagai ciri-ciri laporan investigasi dengan Berita

Ini merupakan bagian dari tugas Jurnalistik yang saya buat. Judul dari tugas kali ini adalah:
Mengaitkan berbagai ciri-ciri laporan investigasi dengan Berita “Banyak Jalan Menuju Bus Cina” dalam majalah Kompas edisi 21 maret 2014.
Semoga bermanfaat bagi kalian yang sedang mencari referensi tentang tugas jurnalistik..
Selamat membaca..









a)    Laporan investigasi harus mengungkapkan fakta baru yaitu suatu fakta yang menjadi pertanyaan publik dalam suatu peristiwa.
Menurut pendapat saya, fakta baru yang terdapat dalam laporan invetagasi “Banyak Jalan Menuju Bus Cina” adalah terdapat dalam paragraf ke-4 dalam laporan investigasi tersebut “Proyek ini disorot karena sejumlah bus ternyata rusak berat hanya sehari setelah pengoperasiannya diresmikan Jokowi pada 15 Januari 2014.” Ini dapat diartikan dalam pengadaan proyek Bus Transjakarta ini terdapat oknum panitia yang tidak beres, karena memenangkan tender dari perusahaan yang tidak berkompeten. Selain itu, terdapat pula perusahaan dadakan yang memenangkan tender besar ini. Dapat dilihat dalam paagraf ke-2 “Menurut beberapa orang yang ditemui di sekitar ruko, Saptaguna belum lama menempati kantor itu. “Baru dibuka setelah banyak wartawan datang ke sini,” kata seorang narasumber.

b)    Jurnalisme investigasi umumnya adalah laporan yang mendalam karena dibangun dari hasil riset dan reportase yang panjang.
Menurut saya berita yang terungkap dalam laporan investigasi ini cukup mendalam, jika kita melihat tanggal operasian bus Transjakarta yaitu tanggal 15 Januari 2014, sedangkan tanggal berita itu terbit adalah 23 Maret 2014. Jelas dari kedua tanggal ini wartawan tersebut membutuhkan waktu untuk memperdalam penelusuran dengan mencari bukti-bukti dari berbagai sumber.

c)    Laporan investigasi selalu mencari bukti tertulis.
Bukti tertulis yang terdapat dalam laporan inversigasi tersebut terdapat dalam paragraf ke-13 “Menurut laporan Forum Komunikasi Warga Jakarta (Fakta), Ifani menggandeng armada untuk menggarap 71 bus besar hasil kemenangan tender paket II dan IV.”

d)   Laporan investigasi tak jarang menggunakan cara-cara polisi untuk mem­bongkar kejahatan.
Hal ini juga dilakukan dalam pencarian bukti-bukti laporan investigasi ini. Wartawan Tempo mencari keberadaan PT Saptaguna Dayaprima, berdasarkan data di akta pendirian perusahaan. Selain itu ada banyak tempat juga yang dikunjungi untuk mencari berbagai bukti untuk menguatkan pendalaman berita ini. Diantaranya pergi mencari informasi ke rumah Direktur Utama Ifani , Ida Farida.

e)    Laporan investigasi terkadang menimbulkan dampak.
Tentu saja laporan investigasi ini sangat berdampak pada Indonesia. Karena Jakar-ta adalah ibukota negara Indonesia. Hal-hal buruk yang ada di Jakarta akan berpengaruh di seluruh Nusantara. Selain itu, dampak yang ditimbulkan dari penerbitan berita ni. Terdapat juga dampak dari adanya kongkalikong pengadaan tender ini. Yaitu kerugian negara miliaran rupiah. Karena ulah oknum yang tidak bertanggung-jawab, rakyat dirugikan. Seharusnya uang tersebut dapat dipakai untuk pendidikan, memperbaiki jalan yang rusak, membangun fasilitas umum. Justru masuk kekantong-kantong para koruptor.

Sumber: Majalah Kompas edisi 21 maret 2014